Senin, 23 Januari 2012

Untuk yang Begitu Berharga

Dulu kita pernah berpeluh bersama
Mengejar mimpi dan saling mendekap erat saat satu diantara kita meragu
Dulu kita bermandi peluh dan air mata bersama
Iya airmata kepedihan, iya air mata kebahagiaan
Bahkan kita mengawali semuanya ini dengan air mata
Dan tentu saja kita terpaksa mengakhirinya dengan air mata juga
Karena masa berjalan dan berganti,
 karena mimpi kita satu persatu pun Ia jawab
Dan kita berjalan terpisah dengan janji sebuah kesuksesan bersama
Aku ingat dengan jelas
Malam itu kita berusaha tertawa, menunjukan senyum terakhir untuk tempat tercinta ini, tempat yang dulu begitu menyebalkan, tempat yang seperti sangkar, namun inilah tempat yang mendewasakan kita
Malam itu, kita membuat semuanya seperti lelucon, hanya sekadar untuk menutupi kepedihan hati, karena kita sadar mungkin ini momen terakhir untuk kita
Aku ingat pagi hari saat satu persatu dari kita pamit, doa doa penuh pengharapan kita hanturkan, pelukan penuh haru dan semangat menjadi momen terakhir saat itu
Walaupun tak kita katakan dengan lisan, tapi ku yakin hati kita berjanji, dimana pun kita berada, kita adalah keluarga
Iya kan sobat?
Ribuan terima kasih tak kan cukup untuk pendewasaan yang kalian ajarkan
Terima kasih telah mebuatku tertawa saat menangis
Terima kasih telah membuatku menangis saat tertawa
Terima kasih telah memelukku saat aku ketakutan
Terima kasih selalu mengingat hari spesialku
Terima kasih telah menemani masa-masa tumbuhku
Terima kasih telah mengajariku banyak hal
Terima kasih untuk semua yang tak kan pernah bisa kujabarkan satu persatu
Aku bersyukur atas anugerah kesempatan yang Allah berikan
Aku bersyukur atas keluarga kedua yang Allah berikan
Terus berkarya, berpeluh, dan bermimpi sobat
Suatu saat kita akan bercengkrama seperti dulu, dibawah indahnya langit malam Pemali, menyaksikan metorid yang bergesekan dengan atmosfir bumi, namun bukan lagi sebuah impian yang akan kita sampaikan, tapi segenggam mimpi yang telah kita capai selama kita terpisah jauh..
Dulu kita pernah berpeluh dan bermimpi
Sekarang pun begitu
Apa mimpi terbaikmu saat ini sobat?
Aku mendoakan dan merindukan kalian disetiap waktu

My second family : KELABANG BO’

Tidak ada komentar :

Posting Komentar