Setiap kali ada yg menghubungi saya (chat,sms,telpon, atau sejenis nya) dengan pembicaraan diluar kebiasaan kami berbicara, entah cara berbicara hingga topik pembicaraan, maka saya reflek menanggapinya:
pertama, saya memanggil namanya, misal A. Kemudian saya berhenti sejenak atau dengan kata lain menambahkan tanda "koma" kemudian disusul dengan satu kata yang diakhiri dengan tanda tanya yakni"sehat?". Versi lengkapnya "A, sehat?".
Jangan salah sangka. Sehat ini sebenarnya bukan berarti saya sedang menghawatirkan kondisi tubuh si pembicara. Tapi yang saya maksudkan dengan "sehat" adalah kondisi kejiwaan orng tersebut. Jadi versi panjangnya adalah "A, kondisi kejiwaanmu sehat?".
Tidak ada komentar :
Posting Komentar