Hai hai, udh lama ga nge-blog^^
Ada beberapa cerita yang akan dirangkum dihari ini.
Berhubung hari ini tanggalnya lagi bagus, 20/12/2012, hahaha..
1.
Tentang tanggal bagus
Belakangan tanggal bagus jadi perhatian kami. kami? atau
memang justru gw yg baru tersadar bahwa setiap tahunnya akan bermunculan
tanggal-tanggal bagus? Gw sendiri mulai meratiin tanggal bagus semenjak temen
sekontrakan gw menyatakan impiannya untuk tanggal bagus. impiannya sederhana,
pengen punya pacar. Kelamaan jomblo kali ya,hihihi. Bercanda ya jeng :P
sebenernya ini impian yang lumrah aja, soalnya emng banyak kok kaum pria yg
memanfaatkan momen tanggal bagus ini untuk menjalin cintanya. Salah satunya temen
sekelas gw sendiri. Mas Eko sama Mbak Tami,hehehe. Dan kami kaum-kaum jomblo
pun pada akhirnya sering bercanda tentang tanggal bagus ini. Misalnya saat
12.12.12 “eh 12.12.12 udh mau habis nih, masa ga ada yg mau nembak gw” atau
“12.12.12, pengen punya pacar ih”. Tapi ini Cuma becandaan loh, ga beneran
ngebet pengen punya pacar cuma gara-gara lagi tanggal bagus. enelan deh :P
2.
Bukan Razia, Uji Emisi Gratis
Judul diatas adalah kalimat yang dicetak di baliho biar
kegiatan kami hari ini lancar. Yup, hari ini adalah hari ketiga kami, sebagian
mahasiswa SIL , terlibat dalam prosedur teknis pembuatan baku mutu kualitas
udara di Bogor. prosedur teknis ini dibagi menjadi dua jenis, uji emisi sama
trafic counting. Kedua data ini nantinya akan disatukan untuk menentukan baku
mutu kualitas udara bogor. gimana prosedur jelasnya gw juga kurang paham, tapi
berdasarkan kuliah yang didapat dari pak arif, data-data dari uji emisi ini
akan digunakan untuk menentukan faktor emisi kendaraan, konsumsi dan jenis BBM,
serta kecepatan rata-rata. Sedangkan data dari trafic counting adalah berupa
jumlah mobil yang melewati titik pengujian tersebut. trafic counting sendiri
dilaksanakan dari pukul 06.00 pagi sampe pukul 21.00 malam. Pihak-pihak yang
terlibat cukup banyak. Yg pertama ada dari BPLH,BKPP, dinas Perhubungan,
Polisi, Bengkel-Bengkel (Nissan, Honda, Toyota), serta Mahasiswa. Dan sungguh
kebanggaan bagi kami anak SIL atas kepercayaan pihak terkait untuk menyertakan
kami pada kegiatan ini. Maklum, ini untuk pertama kalinya mahasiswa dilibatkan.
Pengujian pada hari pertama dan kedua mengalami sedikit
hambatan, sehingga data yang terkumpul tidak memnuhi target (data yang
terkumpul 700an dengan target 1000), alhasil di hari terakhir tersebut kami
harus mengejar target awal (1500 kendaraan). Awal-awal berkutat dengan
data-data yang harus dikumpulkan, gw sendiri agak kebingungan. Data yang harus
dikumpulkan lumayan banyak dengan waktu sesingkat-singkatnya (sekitar 1 menit
utk 1 kendaraan). Sempet berdebat sedikit juga sama Aris, hehehe maaf ya ris.
Tapi seiiring dengan terbiasanya kami, alhamdulillah semua berjalan lancar dan
target tepenuhi, target waktu yang malahan terlampaui loh. Ada banyak
pengalaman dan ilmu di tanggal ini. Misalnya saja, nilai lamda dari pembakaran
menunjukan mesin tersebut hemat bahan bakar atau tidak. Biasanya lamda yang
berkisar antara 0.9 hingga 1 dikategorikan hemat bahan bakar. Tapi kalo diatas
satu, itu tandanya mesin tersebut boros, nah kalo kurang dari 0,9 artinya
miskin bahan bakar. Terus tentang mesin injeksi dan karburator. Kalo injeksi,
pencampuran bahan bakar dilakukan secara injeksi baru kemudian di salurkan ke
karburator, nah kalo sistem karburator sendiri pencampuran bahan bakar langsung
terjadi dikarburator. Disini juga terjadi pencampuran udara. Kalo dari segi
emisi, sistem injeksi lebih bagus. selain itu perawatan sistem injeksi juga
lebih mudah, bisa dicolok kekomputer katanya (ini menurut penuturan mas” dari
Nissan).
Ada cerita-cerita seru juga sih tadi. Ada pengacara yang
malah marah-marah saat diberhentiin sama pak polisi. Sampe-sampe dia bilang
pengen nuntut kami. ada juga kakek-kakek yang ga terima kalo mobilnya ga lulus
uji emisi, tapi ada juga kakek” yang menyemangati kami “wah bagus, rasa
nasionalismenya tinggi” begitu katanya. Dari kisah setengah hari ini rasanya
sedikit mendapatkan gambaran tentang dunia kerja. Tentu saja semua harus
dipersiapkan dengan matang, ya ilmu, ya mental, ya pengalaman. Sepulang dari
uji emisi dijalan pajajaran, gw malah hujan-hujanan sama bang demos. Hari ini
menyenangkan, meskipun harus izin kuliah seharian.
3.
Ketelen mesin ATM
Kalo baca judulnya pasti ngirain kartu ATM gw ketelen sama
mesin ATM. Ketelennya emang bener, tapi objeknya bukan kartu ATM. Kemaren sore,
saat uang lagi seret”nya (maklum tanggal tua), gw ke ATM, narik uang pecahan 20
ribuan. Awalnya semua lancar. Namun, pada akhirnya kartu ATM gw keluar, tapi
uangnya ga keluar. Pas dicek, saldonya berkurang *tarik nafas banget itu*
bapak-bapak satpam disitu cuma bilang “untuk komplain, besok datang ke costumer
cervis sambil bawain ATM, KTP, sama buku tabungan”. Akhirnya terpaksa gw Cuma
narik uang 20.000 buat makan *gigit jari*. Insya Allah besok ngurusin ke
banknya deh
Tidak ada komentar :
Posting Komentar