Sabtu, 22 Desember 2012

20122012


Hai hai, udh lama ga nge-blog^^
Ada beberapa cerita yang akan dirangkum dihari ini. Berhubung hari ini tanggalnya lagi bagus, 20/12/2012, hahaha..
1.       Tentang tanggal bagus
Belakangan tanggal bagus jadi perhatian kami. kami? atau memang justru gw yg baru tersadar bahwa setiap tahunnya akan bermunculan tanggal-tanggal bagus? Gw sendiri mulai meratiin tanggal bagus semenjak temen sekontrakan gw menyatakan impiannya untuk tanggal bagus. impiannya sederhana, pengen punya pacar. Kelamaan jomblo kali ya,hihihi. Bercanda ya jeng :P sebenernya ini impian yang lumrah aja, soalnya emng banyak kok kaum pria yg memanfaatkan momen tanggal bagus ini untuk menjalin cintanya. Salah satunya temen sekelas gw sendiri. Mas Eko sama Mbak Tami,hehehe. Dan kami kaum-kaum jomblo pun pada akhirnya sering bercanda tentang tanggal bagus ini. Misalnya saat 12.12.12 “eh 12.12.12 udh mau habis nih, masa ga ada yg mau nembak gw” atau “12.12.12, pengen punya pacar ih”. Tapi ini Cuma becandaan loh, ga beneran ngebet pengen punya pacar cuma gara-gara lagi tanggal bagus. enelan deh :P

2.       Bukan Razia, Uji Emisi Gratis
Judul diatas adalah kalimat yang dicetak di baliho biar kegiatan kami hari ini lancar. Yup, hari ini adalah hari ketiga kami, sebagian mahasiswa SIL , terlibat dalam prosedur teknis pembuatan baku mutu kualitas udara di Bogor. prosedur teknis ini dibagi menjadi dua jenis, uji emisi sama trafic counting. Kedua data ini nantinya akan disatukan untuk menentukan baku mutu kualitas udara bogor. gimana prosedur jelasnya gw juga kurang paham, tapi berdasarkan kuliah yang didapat dari pak arif, data-data dari uji emisi ini akan digunakan untuk menentukan faktor emisi kendaraan, konsumsi dan jenis BBM, serta kecepatan rata-rata. Sedangkan data dari trafic counting adalah berupa jumlah mobil yang melewati titik pengujian tersebut. trafic counting sendiri dilaksanakan dari pukul 06.00 pagi sampe pukul 21.00 malam. Pihak-pihak yang terlibat cukup banyak. Yg pertama ada dari BPLH,BKPP, dinas Perhubungan, Polisi, Bengkel-Bengkel (Nissan, Honda, Toyota), serta Mahasiswa. Dan sungguh kebanggaan bagi kami anak SIL atas kepercayaan pihak terkait untuk menyertakan kami pada kegiatan ini. Maklum, ini untuk pertama kalinya mahasiswa dilibatkan.
Pengujian pada hari pertama dan kedua mengalami sedikit hambatan, sehingga data yang terkumpul tidak memnuhi target (data yang terkumpul 700an dengan target 1000), alhasil di hari terakhir tersebut kami harus mengejar target awal (1500 kendaraan). Awal-awal berkutat dengan data-data yang harus dikumpulkan, gw sendiri agak kebingungan. Data yang harus dikumpulkan lumayan banyak dengan waktu sesingkat-singkatnya (sekitar 1 menit utk 1 kendaraan). Sempet berdebat sedikit juga sama Aris, hehehe maaf ya ris. Tapi seiiring dengan terbiasanya kami, alhamdulillah semua berjalan lancar dan target tepenuhi, target waktu yang malahan terlampaui loh. Ada banyak pengalaman dan ilmu di tanggal ini. Misalnya saja, nilai lamda dari pembakaran menunjukan mesin tersebut hemat bahan bakar atau tidak. Biasanya lamda yang berkisar antara 0.9 hingga 1 dikategorikan hemat bahan bakar. Tapi kalo diatas satu, itu tandanya mesin tersebut boros, nah kalo kurang dari 0,9 artinya miskin bahan bakar. Terus tentang mesin injeksi dan karburator. Kalo injeksi, pencampuran bahan bakar dilakukan secara injeksi baru kemudian di salurkan ke karburator, nah kalo sistem karburator sendiri pencampuran bahan bakar langsung terjadi dikarburator. Disini juga terjadi pencampuran udara. Kalo dari segi emisi, sistem injeksi lebih bagus. selain itu perawatan sistem injeksi juga lebih mudah, bisa dicolok kekomputer katanya (ini menurut penuturan mas” dari Nissan).
Ada cerita-cerita seru juga sih tadi. Ada pengacara yang malah marah-marah saat diberhentiin sama pak polisi. Sampe-sampe dia bilang pengen nuntut kami. ada juga kakek-kakek yang ga terima kalo mobilnya ga lulus uji emisi, tapi ada juga kakek” yang menyemangati kami “wah bagus, rasa nasionalismenya tinggi” begitu katanya. Dari kisah setengah hari ini rasanya sedikit mendapatkan gambaran tentang dunia kerja. Tentu saja semua harus dipersiapkan dengan matang, ya ilmu, ya mental, ya pengalaman. Sepulang dari uji emisi dijalan pajajaran, gw malah hujan-hujanan sama bang demos. Hari ini menyenangkan, meskipun harus izin kuliah seharian. 

3.       Ketelen mesin ATM
Kalo baca judulnya pasti ngirain kartu ATM gw ketelen sama mesin ATM. Ketelennya emang bener, tapi objeknya bukan kartu ATM. Kemaren sore, saat uang lagi seret”nya (maklum tanggal tua), gw ke ATM, narik uang pecahan 20 ribuan. Awalnya semua lancar. Namun, pada akhirnya kartu ATM gw keluar, tapi uangnya ga keluar. Pas dicek, saldonya berkurang *tarik nafas banget itu* bapak-bapak satpam disitu cuma bilang “untuk komplain, besok datang ke costumer cervis sambil bawain ATM, KTP, sama buku tabungan”. Akhirnya terpaksa gw Cuma narik uang 20.000 buat makan *gigit jari*. Insya Allah besok ngurusin ke banknya deh

Tidak ada komentar :

Posting Komentar