Terkadang kita menyimpulkan sesuatu terlalu banyak. Dari penglihatan, kemudian pendengaran, dibumbui dgn perasaan dan emosi,, kita melahirkan analisis. Analisis yg terkadang hanya sebuah bentuk pemuasan pada pertanyaan di hati. Analisis yang penuh terkaan. Kesimpulan yg kita tarik sendiri tanpa ada niatan untuk mengklarifikasikan pada objek lainnya, kesimpulan yg mengandung banyak ketak-pastian lantaran ia hanya tebakan dari hasil analisis, kesimpulan yg terkadang lebih banyak suudzonnya, kesimpulan yg kita buat seorang diri di dalam pikiran, ah betapa bahayanya ia.
Tidak ada komentar :
Posting Komentar